Wilayahnya Terapkan Lockdown, Pria Ini Bagikan 1.000 Ayam Buat Warga
Kamis, 02 April 2020
Edit
Virus Corona Covid-19 yang tengah merebak membuat beberapa
negara menerapkan kebijakan lockdown. Hal itu dilakukan dengan maksud untuk menghindari penularan
Covid-19 semakin meluas.
Meski berdampak besar terhadap berbagai sektor, kebijakan
lockdown tetap diterapkan dan dianggap sebagai cara yang cukup ampuh untuk
meminimalisir penyebaran virus Corona Covid-19.
Namun lockdown dapat memberikan beberapa dampak, seperti
masyarakat menjadi lebih susah mendapat bahan nakanan.
Hal serupa juga terjadi di Malaysia, penerapan lockdown di
negara tersebut berakibat pada kurangnya ketersediaan bahan makanan di
masyarakat.
Setiap orang diharuskan untuk tinggal di rumah yang
membuatnya tidak bisa keluar dan bekerja untuk mendapatkan uang.
Karena alasan ini, banyak orang kesulitan untuk memberi
makan keluarganya.
Menyadari kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat, sebuah
perusahaan penyedia ayam yakni Ayam Norliza menyumbangkan 1.000 ekor ayam
kepada pekerjanya dan untuk kepentingan warga di 10 desa sekitar Pontian,
Johor, Malaysia.
Miris Melihat Kondisi Warga yang Kekurangan Bahan Makanan
Menurut pria yang menjadi direktur non-eksekutif perusahaan
tersebut yakni Badrulhisyam Baharudin, sumbangan tersebut didistribusikan
kepada warga desa di Kampung Parit Baru.
Ia juga mengatakan penjualan perusahaannya agak terpengaruh
karena banyak toko hingga restoran yang tutup.
“Tapi ketika aku melihat ke belakang, penduduk desa saya
lebih buruk daripada kita. Itu berarti mereka bahkan tidak bisa makan,” kata
Badrulhisyam seperti dikutip Liputan6.com dari World of Buzz, Kamis (2/4/2020).
“Oleh karena itu, Norliza Chicken (perusahaannya) mengambil
inisiatif ini dengan menggunakan sebagian uang perusahaan untuk disumbangkan
kepada orang-orang,” lanjut pria berusia 23 tahun tersebut.
Badrulhisyam juga mengatakan, hal yang dilakukan oleh perusahaan
ini juga sebagai bentuk timbal balik atas dukungan warga terhadap perusahaan.
“Mereka telah menjadi pendukung kuat kami selama ini. Itu
sebabnya kami kembali untuk mereka,” kata Badrulhisyam.
Aksinya Ini Mendapat Tanggapan Positif dari Warganet
Badrulhisyam juga mengunggah aksi sosialnya di akun Twitter
pribadinya pada, 29 Maret 2020.
Sontak unggahan yang memperlihatkan sedang membagikan 1.000
ayam gratis kepada pekerja dan warga desa itu menjadi viral.
Hingga saat ini postingannya tersebut sudah dibagikan lebih
kurag 11 ribu kali.
“Perusahaan kami menganggap pemberian sangat diperlukan bagi
penduduk desa ketika kondisi ekonomi yang tidak bersahabat.” Ucap Badrulhisyam.
Unggahan itu juga menyertakan beberapa gambar ayam yang
sedang ditaruh pada kendaraan pick up, serta sumbangan-sumbangan kepada
penduduk desa.
Postingan Badrulhisyam itu pun mendapat berbagai tanggapan
positif dari warganet.
“Di sinilah orang kaya sebenarnya. Anda cukup kaya di dunia
untuk amalmu dan Anda akan kaya di akhirat. Insya Allah. Amin,” tulis seorang
warganet.
Selain menjadi Direktur Non-Eksekutif perusahaan yang
didirikan oleh ibunya tersebut, Badrulhisyam juga mahasiswa kedokteran tahun
keempat di UITM. Ia mengatakan biaya sumbangan itu sekitar Rp 56 juta untuk
1.000 ayam.
Ia juga mengungkapkan kondisi yang terjadi saat ini membuat
bisnisnya lambat tetapi perusahaan masih sangat bersedia membantu orang-orang
di sekitarnya.
Sumber: islamidia.com
