Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah
Senin, 30 Maret 2020
Edit
Dalam beberapa hari ini jumlah pasien positif terinfeksi
virus corona (Covid-19) di Indonesia naik cukup signifikan. Pada Ahad (29/3)
saja, ada tambahan 130 kasus positif baru sehingga pasien positif covid-19
berjumlah 1.285 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad
Yurianto menjelaskan jumlah kasus positif ini diambil dari 6.500 pemeriksaan
masif. Angka ini masih jauh dari jumlah alat rapid test yang disebar pemerintah
ke daerah sebanyak 125.000 kit.
Yuri –panggilan akrab Yurianto– mengatakan pasien yang
sembuh bertambah 5 orang dan total 64 orang. “Yang meninggal bertambah 12
menjadi 114 orang,” ujar Yurianto, Ahad.
Jumlah penambahan yang terjadi dengan angka rata-rata di
atas 100 kasus setiap hari ini, menurut Yurianto, menandakan masih ada pasien
positif Covid-19 yang belum melakukan isolasi diri di tengah masyarakat.
Artinya, pasien positif terinfeksi virus corona tersebut
masih dengan bebas melakukan kontak dekat dengan lingkungannya.
Namun, tren sembuh pasien positif corona juga meningkat
cukup baik belakangan ini. Jika pada awal-awal kasus ini merebak tren sembuh
pasien positif corona begitu lamban bergerak, maka sekarang terlihat naik.
Kabar sembuh pasien positif covid-19 ini juga terjadi di daerah-daerah.
Di Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan dua pasien positif corona sudah
dinyatakan sembuh oleh tim dokter.
“Kedua pasien itu berdomisili di Cibinong dan Gunung Putri.
Hasil pemeriksaan (swab) negatif,” kata Ade saat dihubungi Antara di Bogor,
Jawa Barat, Ahad (29/3).
Pasien sembuh yang berdomisili di Cibinong adalah seorang
laki-laki berusia 27 tahun yang berprofesi sebagai pramugara. Ia dirawat di
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, setelah terinfeksi Covid-19 dari
riwayat perjalanan terakhirnya ke Singapura.
Pasien sembuh yang berdomisili di Gunung Putri adalah
seorang laki-laki berusia 30 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah
(RSPI) Jakarta. Ia merupakan perawat di salah satu rumah sakit diJakarta yang
pernah menangani pasien kasus positif Covid-19.
Ade Yasin mengatakan, khusus pasien yang berdomisili di
Cibinong, meski sudah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19, tak lantas bisa
segera pulang dari rumah sakit. Hal itu memerlukan surat persetujuan terlebih
dahulu dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Sembuhnya dua pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Bogor
itu menyisakan lima pasien positif Covid-19, sedangkan satu pasien positif
lainnya sudah menjalani masa karantina di RSUP Persahabatan Jakarta sejak Kamis
(19/3) dini hari.
Pemkab Bogor mencatat ada 378 orang dalam pemantauan (ODP),
132 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 101 pasien dalam pengawasan (PDP),
30 di antaranya sudah selesai diawasi.
Di Tangerang, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19 Kota Tangerang, Liza Puspa Dewi, menyatakan satu pasien positif corona
dinyatakan sembuh. Pasien itu mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit
di Kota Tangerang.
“Di Kota Tangerang ada satu pasien positif yang telah
dinyatakan sembuh dan kini sudah kembali ke tempat tinggalnya,” kata Liza.
Sebelumnya pasien telah menerima perawatan di salah satu
rumah sakit dan harus diisolasi selama beberapa hari hingga dinyatakan negatif
Covid-19. Selain satu pasien positif yang sembuh, adapula 36 orang dalam
pengawasan (ODP) dan tiga orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang juga
dinyatakan sembuh.
Untuk yang berstatus ODP dan PDP seluruhnya melakukan
isolasi mandiri di tempat tinggalnya. Sebagai informasi, data per tanggal 29
Maret 2020 pukul 15.00 WIB tentang sebaran Covid-19 di Kota Tangerang
menyebutkan sebanyak 427 orang berstatus ODP, 95 orang PDP, 19 positif, empat
orang meninggal dan satu orang sembuh.
Dari Surabaya, Jatim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar
Parawansa bersyukur ada 13 pasien terkonfirmasi positif virus corona penyebab
Covid-19 di wilayahnya dinyatakan telah sembuh. Menurut Khofifah, fakta ini
membuktikan bahwa pasien corona bisa disembuhkan.
“Kami bersyukur di Jatim ada beberapa pasien yang
terkonfirmasi negatif Covid-19,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Negara
Grahadi di Surabaya, Ahad (29/3) malam.
Pasien Covid-19 di Tulungagung Sembuh Total
Di Tulungagung, sebanyak 9 pasien berstatus dalam pengawasan
(PDP) Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi khusus RSUD dr Iskak Tulungagung,
dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan karantina mandiri.
“Alhamdulillah hasil lab (laboratorium) negatif (COVID-19).
Mereka juga sudah diperbolehkan pulang namun tetap dianjurkan melakukan isolasi
mandiri dengan pengawasan dari kami,” kata Kasi Pemasaran dan Informasi RSUD dr
Iskak Tulungagung Mochammad Rifai, ahad (29/3).
Kabar kesembuhan ini memperpanjang daftar pasien berstatus
PDP yang sembuh total dengan hasil laboratorium negatif Covid-19. Data resmi
yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung hingga Sabtu (28/3/2020),
tercatat ada sebanyak 26 pasien berstatus PDP.
Dari jumlah itu, satu pasien dilaporkan meninggal dunia
karena memiliki penyakit penyerta atau komorbit. Sedangkan 25 pasien lainnya
dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.
Menurut penjelasan Rifai, berdasar hasil pemeriksaan uji
laboratorium terhadap pasien berstatus PDP ini, mayoritas hanya menderita sakit
infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) atau sakit flu biasa. Hal itu akibat
pengaruh perubahan cuaca.
Dalam penanganan PDP ini, lanjut Rifai, pihak RSUD dr Iskak
juga melakukan tes procalcitonin terhadap pasien, di mana tes tersebut
berfungsi untuk mengetahui, pasien sakit karena terkena bakteri atau virus.
Jadi bukan mengidentifikasi jenis virus tertentu, misal
apakah infeksi yang dialami pasien disebabkan Virus Corona atau bukan.
“Semisal sakit faringitis atau peradangan pada tenggorokan
yang disebabkan oleh bakteri dan bukan virus. Ini salah satu langkah cepat
pemeriksaan terhadap PDP, guna mengetahui dia sakit disebabkan karena apa itu
saja. Bukan untuk mengetahui dia terinfeksi corona atau tidak,” paparnya.
Data Satgas Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung
hingga Sabtu (28/3/2020) terdapat 454 orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian
PDP sejumlah 26 orang.
Dari jumlah itu, 25 PDP dinyatakan sembuh, sedangkan satu
pasien dilaporkan meninggal karena penyakit penyerta dan dinyatakan negatif
Covid-19.
Kabar sembuh pasien covid-19 juga datang dari Malang. Tiga
pasien positif Virus Corona di Kota Malang dinyatakan sembuh, Sabtu (28/3).
Kabar itu disampaikan Kabag Humas Pemerintah Kota Malang,
Nur Widianto. Ia menyebut, dua pasien dinyatakan sembuh di RS Saiful Anwar dan
satu pasien dari RST (Rumah Sakit Tentara) Soepraoen.
“Ketiga pasien itu sudah dinyatakan sembuh dan sudah
dipulangkan dari RS Saiful Anwar dan RST Soepraoen,” kata Nur Widianto saat
rilis di Pemkot Malang.
Saat ini pasien positif Covid-19 di Malang Raya masih 3
orang, terdiri dua di Kabupaten Malang dan 1 orang di Kota Batu.
Ada 1 pasien positif meninggal yakni warga Kecamatan Dau,
Kabupaten Malang. Sementara di Kota Malang, ada 156 Orang Dalam Pemantauan
(ODP) dan 6 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
“Keenam PDP masih dirawat, di RS Lavalette 2 orang, RKZ 2
orang, RSUD Kota 1 orang dan RS Prima Husada 1 orang,” pungkasnya.
Di Riau, Juru Bicara Tim Penanggulangan Covid-19 Provinsi
Riau, dr Indra Yovi SpP (K), menyatakan seorang pasien positif Covid-19 yang
dirawat di Kota Pekanbaru dinyatakan sudah sembuh.
“Kabar bahagia untuk kita semua, pasien positif (Covid-19)
sudah dinyatakan negatif dari (virus) corona,” kata dr Indra Yovi dalam
pernyataan pers yang diterima di Pekanbaru, Ahad (30/3).
Ia mengatakan pasien tersebut karena sudah dinyatakan sembuh
dari Covid-19 akan diperbolehkan pulang. Kendati demikian, Satgas Covid-19 Riau
akan terus memantau kesehatan pasien tersebut.
“Ini membuktikan bahwa kita siap dalam menangani Covid-19,”
ujarnya.
Dr Indra Yovi menyebut pasien tersebut dengan inisial Tuan M
yang mulai dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad sejak 13 Maret 2020.
Lelaki berusia 63 tahun tersebut mengeluhkan sakit setelah pulang dari Malaysia
untuk mengikuti tabligh akbar di negeri jiran itu.
Dengan kesembuhan pasien tersebut, di Riau kini nihil kasus
positif Covid-19. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Ahad sore,
jumlah terduga atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 97 orang di mana
dua orang sudah meninggal dunia, tetapi hasil uji swab belum ke luar. (sumber: islamida.com)
